Welcome

Assalamu'alaikum, Selamat Datang Di Blog Ilmu Farmasi, Semoga Artikelnya Bermanfaat, Terimakasih Atas Kunjungannya

Perbedaan Difusi dan Osmosis Transport aktif dan transport pasif

Membran adalah sawar, yang memungkinkan partikel tertentu melewatinya dan partikel lainnya tertahan, membran sel makhluk hidup disebut juga membran semipermeabel/permeabel selektif karna kemampuan dalam menyeleksi partikel yang akan melewati membran.

A. Difusi
Difusi adalah perpindahan partikel (molekul, ion, dan atom) dari area konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang
rendah, menuruni arah gradien konsentrasi. didalam tubuh banyak zat zat yang larut lemak, ion-ion kecil dan gas yang berdifusi. Difusi berjalan cepat dalam jarak dekat dan lambat dalam jarak jauh didalam tubuh. Difusi berjalan cepat dalam gas daripada cairan,
faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan difusi :
  • area permukaan
  • ukuran partikel
  • konsentrasi muatan
  • temperatur dan tekanan
  • ketebalan membran
  • jarak yang harus ditempuh partikel
- Difusi Terfasilitasi adalah perpindahan partikel melewati membran dengan bantuan protein pembawa yang spesifik. kejenuhan tercapai apabila partikel protein spesifik ini telah bekerja seluruhnya. insulin merupakan salah satu contoh pembawa spesifik molekul glukosa melewati sel.
B. Osmosis
Osmosis adalah perpindahan molekut pelarut (air) melewati membran semipermeabel dari konsentrasi larutan yang tinggi ke konsentrasi larutan yang rendah, hal ini menyebabkan penciutan, pengembangan/pembengkakan bahkan pecah/lisis.

C. Trasport Aktif
Transport aktif adalah perpindahan partikel  melewati membran, proses ini membutuhkan energi tambahan ATP (adenosin trifosfat), tanpa energi, pergerakan ini tidak akan terjadi.
contoh transport aktif yaitu eksositosis dan endositosis

D. Transport Pasif
Partikel berpindah karena mempunyai energi kinetik, hal ini penting untuk memungkinkan partikel melewati membran sel, tidak diperlukan energi tambahan untuk proses ini, jadi transport pasif adalah perpindahan partikel melewati membran, perpindahan ini dikarenakan energi kinetik yang dimiliki partikel. tidak dibutuhkan energi dalam proses ini.
contoh transport pasif yaitu difusi dan osmosis

Disadur dari buku : Prinsip-prinsip Sains untuk Keperawatan

Blog Archive