Welcome

Ass wr wb, Selamat Datang Di Blog Ilmu Farmasi, Semoga Artikelnya Bermanfaat, Terimakasih Atas Kunjungannya

1-15 Artikel terbaru

Spektrofotometri UV-VIS

Spektrofotometri uv-sinar tampak, Spektroskopi uv-visible

Spektofometri UV sinar tampak adalah teknik analisis spektroskopik yang memakai sumber radiasi elektromagnetik ultra violet (190-380 nm) dan sinar tampak (380-780 nm) dengan memakai instrumen spektrofotometer. Spektrofotometer UV sinar tampak melibatkan energi elektronik yang cukup besar pada

Kromatografi dan Kromatografi lapis tipis

Kromatografi, Kromatografi lapis tipis (KLT), Thin Layer Chromatograpy
                   (Gambar ilustrasi I)
A. Kromatografi
Kromatografi merupakan suatu teknik pemisahan yang menggunakan fasa diam dan fasa gerak. Teknik kromatografi ini sudah berkembang dan telah digunakan untuk memisahkan dan mengkuantifikasi berbagai

Metode Peredaman Radikal Bebas DPPH

Metode Peredaman Radikal Bebas DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)

DPPH adalah suatu senyawa organik yang mengandung nitrogen tidak stabil dengan absorbansi kuat pada panjang gelombang maksimum 517 nm dan berwarna ungu gelap. Setelah bereaksi dengan senyawa

Antioksidan

Antioksidan atau Antioxidant
Antioksidan merupakan senyawa pemberi elektron (donor elektron) atau reduktan. Senyawa ini mampu menginaktivasi berkembangnya reaksi oksidasi, dengan cara mencegah terbentuknya radikal. Antioksidan juga merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi, dengan mengikat radikal bebas dan

Radikal Bebas

Radikal bebas merupakan salah satu bentuk senyawa oksigen reaktif, yang secara umum diketahui sebagai senyawa yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan pada orbital terluarnya.

Sifat Fisika Kimia Karotenoid

Sifat Fisika Kimia Karotenoid dan stabilitas betakaroten
A. Sifat fisika dan kimia senyawa karotenoid
Menurut Association of Vitamin Chemistry, London dalam Erawati (2006:7) secara umum karotenoid mempunyai sifat fisik dan kimia sebagai berikut:

Jenis Jenis dan Manfaat Karotenoid

A. Jenis-jenis karotenoid
Karotenoid terdapat 2 jenis yaitu :
a. Karoten merupakan hidrokarbon atau turunannya yang terdiri dari beberapa unit isoprena (suatu diena).

Karotenoid dan β-karoten

Karotenoid yaitu kelompok pigmen yang berwarna jingga, merah atau kuning. Senyawa ini ditemukan tersebar luas dalam tanaman, buah-buahan dan hewan (Harborne, 1996:158).
β-karoten merupakan salah satu dari 600 komponen karotenoid yang banyak ditemukan dalam tanaman.

Kandungan dan Kegunaan Sawo Mentega

Kandungan dan Kegunaan Sawo Mentega (Pouteria campechiana)
A. Kandungan senyawa kimia
Bagian yang dapat dimakan hingga 70% dari berat buah. Hasil analisis kimia yang dilakukan di Kuba dan Filipina menunjukkan bahwa buah yang matang mengandung zat nutrisi per 100 g bagian yang dapat dimakan

Sawo Mentega (Pouteria campechiana)

klasifikasi dan deskripsi Sawo Mentega (Pouteria campechiana), Alkesa, Campole, 
sawo walanda, canistel, egg-fruits atau yellow sapote, dan tiesa.
Klasifikasi tanaman buah sawo mentega menurut Cronquist  hal XIV-XV (1981) dan Takhtajan hal 211-212 (2009) adalah:
Kerajaan            
:
Plantae
Divisi
:
Magnoliophyta
Kelas
:
Magnoliopsida
Anak kelas
:
Dilleniidae
Bangsa
:
Ebenales (Cronquist 1981:XIV-XV), Sapotales (Takhtajan, 2009:211-212)
Suku
:
Sapotaceae
Marga
:
Pouteria
Jenis
:
Pouteria campechiana (Kunth) Baehni
Sinonim
:
Lucuma nervosa (Morton, 1992:258)
Nama daerah   
:
Sawo mentega atau alkesa (Indonesia), campoleh atau sawo walanda (Sunda), canistel, egg-fruits atau yellow sapote (Inggris), dan tiesa atau canistel.
A. Klasifikasi dan deskripsi morfologi     
Bentuk hidup sawo mentega berupa pohon tegak tinggi 12-20 m, diameter batang 25-60 cm, kulit kayu bergaris atau berusuk, berwarna abu-abu cenderung hitam dengan tebal 4-5 mm, mempunyai banyak getah